You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan PAGERHARJO
Kalurahan PAGERHARJO

Kap. SAMIGALUH, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Kalurahan Pagerharjo Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo, 55673

Tiga Pesan Tirakatan di Hari Jadi ke-79 Pagerharjo: Syukur, Refleksi, dan Menata Masa Depan

SETIYOKO 27 Januari 2026 Dibaca 7 Kali

Pagerharjo memperingati Hari Jadi ke-79 sekaligus tradisi Bersih Desa dengan menggelar malam tirakatan yang dikemas dalam pentas wayang kulit, Kamis (22/1/2026) malam. Sebanyak 20 dalang se-Samigaluh turut ambil bagian dalam pementasan tersebut. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan hari jadi Pagerharjo yang berlangsung selama empat hari.

Malam tirakatan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga momentum perenungan bersama bagi masyarakat Pagerharjo. Melalui perwakilan Tim Pelacak Hari Jadi Pagerharjo, L. Bowo Pristianto, disampaikan tiga pesan utama yang menjadi landasan filosofis peringatan hari jadi, yakni rasa syukur, refleksi, dan arah langkah ke depan.

Pesan pertama yang disampaikan adalah tentang rasa syukur. Peringatan Bersih Desa dan Hadeging Pagerharjo pada hakikatnya merupakan wujud ungkapan terima kasih atas perjalanan panjang Pagerharjo hingga mencapai usia ke-79 tahun. Rasa syukur tersebut dapat diekspresikan dalam berbagai bentuk, sesuai dengan cara dan keyakinan masing-masing masyarakat.

“Bersih desa dan peringatan hari jadi yang utama adalah rasa syukur. Bentuknya bisa macam-macam,” ungkap Bowo.

Pesan kedua adalah refleksi atau metani, yakni mengajak masyarakat menengok kembali perjalanan yang telah dilalui. Refleksi dimaknai sebagai upaya mengevaluasi bagaimana Pagerharjo selama ini berjalan, apa saja yang sudah dicapai, serta hal-hal yang masih perlu dibenahi.

Dalam konteks refleksi, Bowo juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, hubungan manusia dengan alam bersifat timbal balik. Ketika manusia berbuat baik dan menjaga alam, maka alam akan memberikan jalan serta balasan yang baik. Sebaliknya, jika alam diabaikan, dampak buruk pun akan kembali kepada manusia.

Pesan ketiga adalah menyatukan niat bersama untuk membangun Pagerharjo ke arah yang lebih baik. Setelah rasa syukur diungkapkan dan refleksi dilakukan, masyarakat diajak untuk menjawab pertanyaan penting: setelah ini mau ke mana Pagerharjo melangkah.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan Pagerharjo ke depan perlu dilakukan secara bersama-sama, berbasis data, serta diawali dengan pemetaan dan pemahaman kondisi terkini. Dengan demikian, arah pembangunan dapat lebih terencana, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, konsep pembangunan yang diharapkan adalah pembangunan berbasis budaya. Budaya tidak hanya dimaknai sebagai kesenian, tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari pertanian, peternakan, hingga tata nilai dan pola hidup masyarakat.

“Pembangunan Pagerharjo ke depan berbasis budaya. Bukan hanya seni, tetapi budaya di semua lini,” jelasnya.

Melalui malam tirakatan dan pesan-pesan yang disampaikan, peringatan Hari Jadi ke-79 Pagerharjo diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara semata. Namun, menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif, menyatukan niat, serta memperkuat langkah bersama dalam menata masa depan Pagerharjo yang lebih baik.

Penulis: Setiyoko, S. Pd

Editor: A. Astho Y.S, S. Pd

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp4,042,360,549 Rp4,325,734,125
93.45%
Belanja
Rp2,732,888,975 Rp4,206,725,207
64.96%
Pembiayaan
Rp323,111,932 Rp323,232,182
99.96%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp86,553,100 Rp95,947,600
90.21%
Hasil Aset Desa
Rp11,300,800 Rp19,097,600
59.17%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp5,801,959 Rp5,000,000
116.04%
Dana Desa
Rp1,101,377,000 Rp1,101,377,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp105,697,492 Rp200,584,284
52.69%
Alokasi Dana Desa
Rp1,036,630,198 Rp1,208,727,641
85.76%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp1,695,000,000 Rp1,695,000,000
100%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,083,911,911 Rp1,544,958,942
70.16%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp716,309,914 Rp953,765,600
75.1%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp138,685,000 Rp215,079,800
64.48%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp754,692,000 Rp1,445,235,000
52.22%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp39,290,150 Rp47,685,865
82.39%