Selamat Datang di Situs Resmi Pemerintah Kalurahan Pagerharjo Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo, 55673

Artikel

100 Petani Pagerharjo Siap Kembangkan Vanili di Pekarangan, Bangkitkan Lagi Emas Hijau Menoreh

27 Mei 2025  SETIYOKO  6 Kali Dibaca  Berita Desa

Pagerharjo – Sebanyak 100 petani dari Padukuhan Kemesu dan Ngentak, Kalurahan Pagerharjo, mengikuti pelatihan budidaya vanili di pekarangan rumah (26/05). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat tahun 2025 yang didukung oleh Dana Keistimewaan melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY.

Ini adalah tahun kedua Kalurahan Pagerharjo mendapatkan dukungan untuk mengembangkan vanili—komoditas bernilai tinggi yang dulu pernah berjaya di Perbukitan Menoreh pada era 1960-an. Para peserta antusias mengikuti pelatihan yang dibagi dalam empat tahapan, yaitu sosialisasi, penanaman, pendampingan, dan evaluasi.

Dua narasumber dihadirkan dalam pelatihan ini, yaitu Yudi Setiyadi dari Pondok Tani yang membagikan pengalaman pengolahan pascapanen vanili, serta Aji Saras Wanto dari Rumah Belajar Vanili mBajing yang memaparkan cara teknis integrasi budidaya vanili di pekarangan rumah.

Lurah Pagerharjo, Widayat, A.Md., menyampaikan bahwa program ini bukan hanya soal menerima bantuan bibit, tetapi juga tentang membangkitkan semangat warga untuk serius merawat dan mengembangkan vanili.

“Hibah ini pemantik saja. Keberhasilan ada di tangan warga. Kalau benar-benar dirawat, vanili ini bisa jadi tambahan penghasilan yang besar,” jelasnya.

Estimasi Hasil: 10 Pohon Bisa Hasilkan Jutaan
Setiap petani menerima 10 pohon vanili. Jika dirawat dengan baik, satu pohon vanili bisa menghasilkan sekitar 0,75 kg polong basah saat panen. Artinya, total dari 1.000 pohon (100 petani) bisa menghasilkan sekitar 750 kg vanili basah.

Kalau dijual langsung dalam bentuk basah, harga pasaran saat ini sekitar Rp275.000 per kilogram, sehingga total pendapatan bisa mencapai Rp206 juta lebih. Per petani bisa mendapat sekitar Rp2 juta.

Namun, jika diolah menjadi vanili kering, nilainya jauh lebih tinggi. Dengan konversi 6 kg basah menjadi 1 kg kering, maka 750 kg vanili basah bisa menghasilkan sekitar 125 kg vanili kering. Harga vanili kering berkisar Rp4 juta per kilogram, sehingga total penjualannya bisa tembus Rp500 juta. Artinya, satu petani bisa mengantongi hingga Rp5 juta dari 10 pohon saja.

“Asumsikan kalau nanti bisa nambah jadi 20 atau 50 pohon. Ini peluang emas untuk kesejahteraan warga, asal dirawat dengan disiplin,” tambah Aji Saras Wanto.
Dengan semangat dan perawatan yang baik, warga Pagerharjo optimistis bisa mengembalikan kejayaan "Emas Hijau Menoreh" dan menjadikan vanili sebagai sumber penghasilan yang menjanjikan di masa depan.

Penulis: Setiyoko, S. Pd

Editor: H. Yuliati, A. Md

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

06 Maret 2019 | 27.599 Kali
PROFIL WILAYAH DESA
06 Maret 2019 | 26.069 Kali
SEJARAH DESA
06 Maret 2019 | 25.535 Kali
Pemerintah desa
08 Juli 2019 | 25.361 Kali
Maklumat PPID
08 Juli 2019 | 25.241 Kali
Daftar Informasi Publik
06 Maret 2019 | 25.202 Kali
Profil
08 Januari 2019 | 25.186 Kali
VISI DAN MISI

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Ngemplak Pagerharjo Samigaluh Kulon Progo
Desa : PAGERHARJO
Kecamatan : SAMIGALUH
Kabupaten : KULON PROGO
Kodepos : 55673
Telepon :
Email : Pagerharjo007@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 3,323
    Kemarin : 3,269
    Total Pengunjung : 13,819
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0